Singapura menjadi bukti bahwa virus korona baru (2019-nCoV) dapat menular antarmanusia. Bahkan, di negara ini banyak orang yang terinfeksi meski tak melakukan perjalanan ke China.

Virus korona baru yang terjadi di Singapura harus menjadi catatan penting bagi Anda yang ingin melakukan pengecekan kesehatan berkala di Singapura. Sebab, dengan adanya status ‘oranye’ yang diberikan pemerintah Singapura, Anda mesti meningkatkan kewaspadaan.

“Masyarakat Indonesia yang akan berkunjung ke Singapura harus berpikir kembali saat ini,” terang Praktisi Kesehatan dr Ari Fahrial Syam, SpPD, melalui pesan singkat, Senin (10/2/2020).

Virus Korona

Dokter Ari menjelaskan bahwa berdasar laporan ilmiah terakhir yang dipublikasi Jurnal JAMA per 7 Februari 2020, dari 138 pasien yang dirawat di RS Zhongnan dari Wuhan University, ternyata 46,4% pasien virus korona dirawat dengan penyakit penyerta, Ya, diketahui mereka mengidap hipertensi, penyakit jantung, stroke, kanker, diabetes melitus, gagal ginjal, bahkan HIV.

CHAT INFO whatsapp