Fasilitas spa khusus bayi atau disebut dengan baby spa bisa merupakan tren di kalangan ibu-ibu yang tinggal di perkotaan dalam beberapa tahun belakangan. Di sana, bayi akan menjalani serangkaian perawatan yang akan memanjakannya selama beberapa waktu.

Spa awalnya merupakan terapi yang dilakukan dengan mandi atau berendam. Namun pada spa bayi, perawatan yang dilakukan juga melibatkan pijat bayi, selain berenang atau hidroterapi.

Kedua jenis perawatan baby spa ini diklaim memiliki manfaat bagi kesehatan bayi. Hanya saja, Anda harus memastikan hal ini dilakukan oleh terapis terlatih.

Manfaat pijatan bayi dalam baby spa

Memijat bayi merupakan hal yang sangat positif yang bahkan dapat dilakukan pada bayi baru lahir. Dokter anak mendorong orangtua untuk melakukan pijat ke bayinya sendiri dengan gerakan yang sederhana tujuannya ialah menciptakan bonding antara orangtua dengan anak.

Namun bagi orangtua yang takut melakukan pijatan ini karena beberapa hal, melakukan pijat bayi di baby spa juga tidak ada salahnya. Pijat bayi di baby spa memiliki manfaat, seperti:

  • Melancarkan pencernaan

Menurut Asosiasi Pijat Bayi Internasional (IAIM), pijat bayi di baby spa dapat melancarkan sistem pencernaan dan peredaran darah. Manfaat ini sangat berguna bagi bayi yang sering mengalami kram, kolik, dan konstipasi.

Seperti halnya orang dewasa, lancarnya peredaran darah pada tubuh akan membuat bayi tidak merasakan pegal-pegal. Ada pula klaim yang menyebut pijat bayi di baby spa dapat menstimulasi pertumbuhannya, tapi hal ini masih butuh pembuktian lebih lanjut.

  • Meningkatkan berat badan

Beberapa penelitian mengungkapkan pijat bayi dapat menstimulasi kenaikan berat badan bayi hingga 47 persen. Manfaat ini diduga berhubungan dengan peningkatan aktivitas sistem saraf vagal dan pergerakan lambung yang lebih efektif sehingga nutrisi lebih banyak diserap oleh tubuh,

Efek pijat bayi ini pun bisa meningkat bila terapis pada baby spa menggunakan minyak urut, seperti minyak kelapa atau minyak bunga matahari. Para ahli menduga penggunaan minyak ini membuat bayi mendapat manfaat tambahan dari jenis minyak yang digunakan tersebut.

Menggunakan minyak urut saat bayi dipijat juga bisa meningkatkan kualitas kulit bayi. Asalkan tidak ada reaksi alergi, kulit bayi bisa terhindar dari kering maupun pecah-pecah.

  • Meningkatkan kualitas tidur

Penelitan menunjukkan bayi prematur yang dipijat hingga usia 8 bulan memiliki kualitas tidur yang lebih baik dan lebih sedikit terbangun saat jam tidur. Efek ini mungkin juga disebabkan oleh kondisi bayi yang lebih rileks seusai dipijat.

  • Tidak rewel

Jika anak Anda rewel, cobalah bawa ia ke baby spa untuk dipijat. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyatakan bayi yang mendapat pijatan dengan tekanan sedang lebih jarang menangis, rewel, maupun menunjukkan perilaku lain yang berhubungan dengan stres.

Pijatan bayi di baby spa tidak sama dengan urut tradisional yang dimaksudkan untuk menghilangkan pegal-pegal pada orang dewasa. Pijat bayi yang benar bertujuan membuat bayi rileks, bukan sebaliknya sehingga bayi akan merasa nyaman selama dipijat.

Bila bayi menangis saat dipijat, terapis di baby spa harus menghentikan pemijatan selama beberapa saat dan melanjutkannya lagi ketika bayi sudah kembali tenang. Bila bayi terus menangis, sebaiknya hentikan pemijatan tersebut.

CHAT INFO whatsapp